Tanaman Obat yang Mudah ditanam di Rumah

Sudah sejak jaman prasejarah, tanaman tidak hanya untuk dikonsumsi saja, melainkan digunakan sebagai obat-obatan. Tentang sejarah TOGA atau tanaman obat keluarga banyak ditemukan dalam kitab suci kuno dan dalam Ayurveda. Sebelum awal abad ke-19, tanaman adalah satu-satunya sumber yang digunakan untuk menyembuhkan penyakit manusia dan menjaga diri tetap sehat.

Mudahnya menanam tanaman obat di rumah berikut ini

Bahkan sekarang ini industri kimia modern membuat obat menggunakan ekstrak dari banyak tanaman obat. Sehingga, tak ada salahnya jika anda memiliki beberapa tanaman yang bisa digunakan untuk menyembuhkan diri saat sakit. Nah, berikut ini adalah toga yang mudah ditanam di rumah!

1. Kunyit

Kunyit merupakan bumbu dapur yang sering dipakai untuk pengobatan. Toga ini mengandung sifatanti-inflamasi dan antioksidan yang kuat. Selain itu, juga mampu mencegah, mengurangi dan menghancurkan sel-sel kanker, mencegah Alzheimer dan membantu mengobati depresi.
Bahkan dapat membantu pengobatan arthritis dengan menjadi obat anti-inflamasi yang paling kuat menyaingi ibuprofen. Cara menanamnya, cukup tanam beberapa kunyit segar ke tanah langsung atau tanah di pot. Dalam waktu satu bulan, tunas kunyit mulai tumbuh dan bisa dipanen dalam 9 – 10 bulan.

2. Lidah buaya

Selanjutnya, toga yang harus anda tanam di rumah karena banyak manfaatnya adalah lidah buaya. Karena banyak manfaatnya itu, membuat lidah buaya termasuk tanaman paling umum ditanam di rumah. Gel lidah buaya dapat menyehatkan kulit, mengandung sifat antiinflamasi, anti-mikroba dan bersifat sebagai pelembab alami. Selain itu, juga masih banyak manfaat kesehatan lidah buaya.

Anda bisa menanam toga ini di pot, lidah buaya memerlukan 8-10 jam sinar matahari. Jika daun tumbuh rendah, maka, tingkatkan penyinaran matahari. Sedangkan jika daun berubah kecoklatan pada ujungnya, kurangi sinar matahari. Pemupukan hanya dilakukan setahun sekali.

3. Jahe

Jahe (Zingiber officinale) adalah tanaman berbunga yang akarnya atau rimpang disebut jahe dan digunakan untuk rempah-rempah dan tujuan pengobatan. Tanaman obat ini berasal dari hutan hujan tropis di anak benua India. Jahe sering ditambahkan dalam minuman seperti teh untuk meningkatkan rasa dan menenangkan tenggorokan.

Manfaat jahe untuk kesehatan lainnya adalah sebagai antiinflamasi, antipiretik, dan antispasmodik. Jahe juga bagus untuk mengobati mual atau mabuk perjalanan. Lalu mampu menjaga usus tetap sehat dan mengurangi gas. Karena mengandung sifat analgesik, maka dapat meredakan rasa sakit yang hebat. Bahkan dapat mengurangi risiko pembekuan darah. Selain itu, masih banyak lagi manfaat jahe.

4. Daun mint

Nama ilmiah untuk daun mint adalah mentha. Dilansir dari artikel.rumah123.com Tanaman ini sering digunakan dalam kuliner dan memiliki sifat obat yang sangat baik. Bahkan lebih dari itu, toga ini kerap terkandung dalam industri kosmetik. Daun mint digunakan sebagai insektisida ramah lingkungan karena mampu membunuh semut, kecoak, dan tawon. Sebagai tanaman, mint tumbuh dalam kondisi tanah basah dan lembab.

Manfaat kesehatan dari daun mint adalah membantu meningkatkan memori dan kaya akan antioksidan. Daun mint dapat membantu mengurangi bau mulut tak sedap, membantu menyehatkan organ pencernaan, memiliki sifat antiseptik dan antiinflamasi. Daun mint juga mengurangi rasa sakit, meredakan demam dan sakit kepala. Aromanya pun bisa digunakan sebagai aromaterapi karena menenangkan.

Cara merawat toga ini adalah dengan memilih area yang terkena sinar matahari pagi. Tanaman mint tumbuh ke arah sinar matahari sehingga berputar setiap 3-4 hari. Pastikan tanah harus tetap lembab. Sekali-kali gunakan pupuk cair.

Itulah beberapa tanaman obat yang mudah ditanam di rumah anda.

Add a Comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *